Harga Historis Saham ARKA: Rekam Jejak Lengkap dari IPO hingga Harga Puluhan Rupiah
Harga historis saham PT Arkha Jayanti Persada Tbk (ARKA) menjadi topik yang terus dicari investor, terutama mereka yang ingin memahami seberapa dalam penurunan harga saham ini dibanding masa lalunya.
ARKA bukan sekadar saham murah.
Ia adalah contoh nyata bagaimana euforia pasar bisa berubah menjadi tekanan panjang.
Melihat data historis ARKA bukan untuk bernostalgia, melainkan untuk memahami risiko, karakter harga, dan peluang spekulatif yang tersisa.
Profil Singkat Emiten ARKA
PT Arkha Jayanti Persada Tbk bergerak di sektor manufaktur baja, konstruksi, dan komponen industri berat.
Produk perusahaan banyak digunakan untuk:
-
Infrastruktur
-
Alat berat
-
Kebutuhan industri dan pertambangan
Bisnis ARKA sangat dipengaruhi oleh:
-
Siklus proyek
-
Kondisi ekonomi makro
-
Ketersediaan modal kerja
Karakter bisnis inilah yang membuat sahamnya cenderung sensitif terhadap sentimen.
Awal Perjalanan Saham ARKA di Bursa
ARKA resmi melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tahun 2019.
Pada masa IPO:
-
Minat pasar tergolong tinggi
-
Saham aktif diperdagangkan
-
Harga bergerak agresif dalam waktu singkat
Dana IPO digunakan untuk mendukung ekspansi dan operasional perusahaan, termasuk memperkuat struktur permodalan.
Pada fase ini, ARKA masih dipandang sebagai saham dengan potensi pertumbuhan.
Lonjakan Harga dan Fase Euforia Pasca IPO
Tidak lama setelah IPO, ARKA mengalami lonjakan signifikan.
All Time High (ATH):
-
Rp 2.280 per saham
-
Tercatat pada 19 Desember 2019
Lonjakan ini dipicu oleh:
-
Optimisme proyek infrastruktur
-
Sentimen positif sektor konstruksi
-
Aktivitas perdagangan yang ramai
Pada periode ini, ARKA menjadi salah satu saham yang sering diperbincangkan.
Awal Penurunan dan Hilangnya Momentum
Setelah mencetak ATH, arah pergerakan saham mulai berubah.
Harga ARKA:
-
Gagal mempertahankan tren naik
-
Mulai mengalami koreksi bertahap
-
Kehilangan minat investor jangka menengah
Penurunan ini tidak terjadi secara tiba-tiba, melainkan berlangsung konsisten dalam beberapa tahun berikutnya.
Tekanan Fundamental dan Sentimen Pasar
Dalam perjalanan penurunan harga, beberapa faktor ikut berperan besar:
Kinerja Keuangan
Fluktuasi pendapatan dan tekanan laba membuat pasar kehilangan kepercayaan jangka panjang.
Arus Kas
Bisnis berbasis proyek membuat arus kas ARKA tidak selalu stabil.
Minim Aksi Korporasi Positif
Tidak banyak katalis yang mampu membalikkan sentimen secara signifikan.
Perubahan Persepsi Investor
ARKA perlahan bergeser dari saham pertumbuhan menjadi saham berisiko tinggi.
Masuk Fase Penny Stock dan Harga Gocap
Memasuki fase lanjutan, harga ARKA terus turun hingga masuk kategori penny stock.
Harga saham:
-
Bertahan lama di bawah Rp 50
-
Likuiditas semakin tipis
-
Pergerakan harga makin mudah bergejolak
Di fase ini, mayoritas investor institusi mulai meninggalkan ARKA.
Harga Terendah Sepanjang Masa (All Time Low)
Tekanan harga ARKA mencapai titik terendah pada tahun 2024.
All Time Low (ATL):
-
Rp 6 per saham
-
Terjadi pada 16 Mei 2024
Level ini menandai:
-
Penurunan lebih dari 99% dari ATH
-
Risiko ekstrem bagi investor lama
-
ARKA menjadi saham spekulatif murni
Tidak banyak saham yang mampu bangkit setelah menyentuh level serendah ini.
Status Papan Pemantauan Khusus (FCA)
Dalam perjalanannya, ARKA masuk Papan Pemantauan Khusus (FCA – Full Call Auction).
Implikasi FCA bagi harga saham:
-
Transaksi hanya di jam tertentu
-
Likuiditas semakin terbatas
-
Volatilitas bisa sangat tinggi meski volume kecil
Kondisi ini membuat ARKA kurang cocok untuk investor konservatif.
Harga Saham ARKA Terkini (Akhir 2025)
Per 24 Desember 2025, harga saham ARKA berada di kisaran:
-
Rp 35 – Rp 36 per saham
Karakter pergerakan saat ini:
-
Masih jauh dari harga IPO
-
Jauh di bawah ATH
-
Bergerak fluktuatif dalam rentang sempit
Secara historis, harga ini masih mencerminkan tekanan jangka panjang.
Perbandingan Harga ARKA dari Waktu ke Waktu
Jika dilihat secara historis:
-
Dari Rp 2.280 ke Rp 30-an
-
Penurunan lebih dari 98%
-
Waktu penurunan berlangsung bertahun-tahun
Ini menunjukkan bahwa ARKA bukan saham yang turun sesaat, melainkan mengalami downtrend struktural.
Karakter Pergerakan Harga ARKA Berdasarkan Data Historis
Dari data historis, ARKA memiliki ciri khas:
-
Mudah naik tajam dalam waktu singkat
-
Mudah turun dalam tanpa support kuat
-
Sangat sensitif terhadap volume kecil
-
Lebih cocok untuk trading spekulatif dibanding investasi jangka panjang
Pola ini berulang dari tahun ke tahun.
Ringkasan Statistik Harga Historis ARKA
-
All Time High: Rp 2.280
-
All Time Low: Rp 6
-
Harga akhir 2025: Rp 35 – Rp 36
-
Kategori: Penny stock
-
Status perdagangan: FCA
-
Volatilitas: Tinggi
Sumber Data Harga Historis Saham ARKA
Investor dapat mengakses data historis lengkap melalui:
-
Investing.com Indonesia – Data harian OHLC & volume
-
TradingView (IDX: ARKA) – Grafik teknikal interaktif
-
Yahoo Finance – Referensi global
-
IDNFinancials – Data emiten & laporan keuangan
Untuk kebutuhan analisis teknikal, Investing.com menjadi rujukan paling sering digunakan.
Catatan Penting bagi Investor
Harga historis saham ARKA menunjukkan bahwa:
-
Harga murah tidak selalu berarti aman
-
Penurunan panjang sering kali mencerminkan masalah struktural
-
Saham penny memiliki risiko yang tidak sebanding untuk semua investor
ARKA lebih cocok dipahami sebagai objek pembelajaran historis dan instrumen spekulasi berisiko tinggi, bukan saham defensif.

Posting Komentar