Emerging Market Negara Mana Saja? Ini Daftar Lengkap Negara Emerging Markets Menurut MSCI 2026

Daftar Isi

Ketika berbicara tentang pertumbuhan ekonomi dunia, perhatian investor global tidak lagi hanya tertuju pada negara maju seperti Amerika Serikat, Jepang, atau Jerman. Dalam beberapa tahun terakhir, negara-negara berkembang atau emerging markets justru menjadi motor pertumbuhan ekonomi global yang paling menarik.

Lalu, emerging market negara mana saja?

Jika mengacu pada klasifikasi MSCI Emerging Markets Index yang menjadi salah satu acuan utama investor internasional, saat ini terdapat sekitar 24 negara yang masuk kategori emerging markets. Indonesia menjadi salah satu anggota penting dalam kelompok tersebut bersama China, India, Taiwan, Korea Selatan, Brasil, dan Arab Saudi.

Apa Itu Emerging Market?

Emerging market adalah negara yang sedang berada dalam fase transisi menuju ekonomi maju.

Negara-negara ini biasanya memiliki karakteristik:

  • Pertumbuhan ekonomi lebih tinggi dibanding negara maju.
  • Populasi usia produktif yang besar.
  • Kelas menengah yang terus berkembang.
  • Pasar keuangan yang semakin matang.
  • Infrastruktur yang terus berkembang.

Namun di sisi lain, emerging market juga memiliki risiko yang lebih tinggi seperti fluktuasi mata uang, ketidakpastian regulasi, dan volatilitas pasar saham.

Karena itulah investor global sering melihat emerging market sebagai wilayah dengan potensi keuntungan besar sekaligus risiko yang lebih tinggi.

Siapa yang Menentukan Status Emerging Market?

Tidak ada satu lembaga tunggal yang menentukan status suatu negara.

Beberapa lembaga internasional yang paling sering dijadikan acuan adalah:

  • MSCI (Morgan Stanley Capital International)
  • FTSE Russell
  • S&P Dow Jones Indices
  • IMF (International Monetary Fund)
  • World Bank

Di antara semuanya, MSCI Emerging Markets Index menjadi benchmark yang paling banyak digunakan oleh manajer investasi dan dana global.

Karena itu, ketika investor bertanya "emerging market negara mana saja", biasanya yang dimaksud adalah daftar negara dalam MSCI Emerging Markets Index.

Daftar Negara Emerging Markets Menurut MSCI 2026

Berikut daftar negara yang saat ini masuk dalam MSCI Emerging Markets Index.

Asia

Asia menjadi kawasan dengan bobot terbesar dalam indeks MSCI Emerging Markets.

Negara-negara yang termasuk antara lain:

  • China
  • India
  • Taiwan
  • Korea Selatan
  • Indonesia
  • Malaysia
  • Thailand
  • Filipina
  • Pakistan

China, India, Taiwan, dan Korea Selatan menjadi kontributor terbesar terhadap kapitalisasi pasar dalam indeks tersebut.

Sementara Indonesia terus menjadi salah satu pasar saham terbesar di Asia Tenggara dan memiliki daya tarik kuat berkat bonus demografi serta kekayaan sumber daya alam.

Amerika Latin

Kawasan Amerika Latin juga memiliki sejumlah negara yang masuk kategori emerging market.

Di antaranya:

  • Brasil
  • Meksiko
  • Chile
  • Kolombia
  • Peru

Brasil dan Meksiko menjadi dua kekuatan utama di kawasan ini karena ukuran ekonominya yang besar dan pasar modal yang relatif berkembang.

Eropa, Timur Tengah, dan Afrika (EMEA)

Wilayah EMEA mencakup beberapa negara berkembang dengan peran strategis dalam ekonomi global.

Negara-negara yang termasuk dalam kelompok ini antara lain:

  • Arab Saudi
  • Uni Emirat Arab (UEA)
  • Qatar
  • Kuwait
  • Afrika Selatan
  • Turki
  • Polandia
  • Yunani
  • Hungaria
  • Republik Ceko
  • Mesir

Arab Saudi menjadi salah satu bintang baru dalam indeks MSCI setelah berbagai reformasi pasar modal dan program diversifikasi ekonomi melalui Vision 2030.

Negara Emerging Market dengan Bobot Terbesar di MSCI

Meskipun terdapat puluhan negara dalam indeks, sebagian besar dana investor global terkonsentrasi pada beberapa negara utama.

Negara dengan bobot terbesar umumnya adalah:

  1. China
  2. India
  3. Taiwan
  4. Korea Selatan
  5. Brasil

Kelima negara tersebut menguasai sebagian besar kapitalisasi pasar dalam MSCI Emerging Markets Index.

Karena itulah pergerakan ekonomi dan pasar saham di negara-negara tersebut sering memengaruhi kinerja seluruh indeks emerging markets.

Mengapa Indonesia Termasuk Emerging Market?

Banyak masyarakat bertanya apakah Indonesia masih termasuk emerging market.

Jawabannya adalah ya.

Indonesia hingga saat ini masih berada dalam kategori emerging market menurut MSCI.

Beberapa faktor yang mendukung status tersebut antara lain:

  • Pertumbuhan ekonomi yang relatif stabil.
  • Populasi lebih dari 280 juta jiwa.
  • Kelas menengah yang terus bertambah.
  • Pasar modal yang berkembang pesat.
  • Sumber daya alam yang melimpah.

Meski demikian, Indonesia belum masuk kategori developed market karena masih terdapat sejumlah tantangan seperti kedalaman pasar modal, likuiditas, serta aksesibilitas bagi investor asing.

Mengapa Emerging Markets Menarik bagi Investor?

Ada beberapa alasan mengapa dana investasi global terus mengalir ke negara-negara emerging market.

Potensi Pertumbuhan Lebih Tinggi

Pertumbuhan ekonomi emerging market umumnya lebih cepat dibanding negara maju.

Bonus Demografi

Mayoritas negara emerging market memiliki populasi usia produktif yang besar.

Adopsi Teknologi yang Cepat

Negara seperti Indonesia, India, dan Brasil mengalami pertumbuhan pesat di sektor digital, fintech, dan e-commerce.

Kaya Sumber Daya Alam

Banyak negara emerging market menjadi pemasok utama energi, mineral, dan komoditas dunia.

Risiko Berinvestasi di Emerging Market

Di balik peluang yang besar, terdapat sejumlah risiko yang perlu diperhatikan.

Volatilitas Mata Uang

Nilai tukar dapat berubah cepat ketika terjadi gejolak ekonomi global.

Risiko Politik

Perubahan kebijakan pemerintah dapat memengaruhi iklim investasi.

Ketergantungan pada Komoditas

Sebagian negara masih bergantung pada ekspor komoditas sehingga rentan terhadap fluktuasi harga global.

Likuiditas Pasar

Tidak semua pasar modal emerging market memiliki likuiditas setinggi negara maju.

Emerging Market yang Paling Menjanjikan dalam Beberapa Tahun Ke Depan

Banyak analis global menilai bahwa India dan Indonesia menjadi dua negara emerging market dengan prospek paling menarik hingga akhir dekade ini.

Faktor pendorongnya meliputi:

  • Bonus demografi.
  • Pertumbuhan konsumsi domestik.
  • Transformasi digital.
  • Investasi infrastruktur.
  • Relokasi rantai pasok global dari China ke negara-negara Asia lainnya.

Selain itu, Arab Saudi juga semakin diperhitungkan berkat reformasi ekonomi yang agresif dan investasi besar-besaran di sektor nonmigas.

Catatan Penting

Perlu diketahui bahwa daftar emerging market dapat berubah sewaktu-waktu.

MSCI secara berkala melakukan evaluasi terhadap setiap negara berdasarkan:

  • Aksesibilitas pasar modal.
  • Likuiditas perdagangan saham.
  • Regulasi investasi.
  • Keterbukaan terhadap investor asing.
  • Tingkat perkembangan ekonomi.

Karena itu, suatu negara dapat naik menjadi developed market atau bahkan turun statusnya jika tidak memenuhi kriteria yang ditetapkan.

Bagi investor maupun pelaku bisnis, memahami daftar negara emerging market menjadi penting karena kelompok negara inilah yang diperkirakan akan menjadi salah satu penggerak utama pertumbuhan ekonomi dunia dalam beberapa dekade mendatang.

Posting Komentar